Pangindelan, teknologi water purifier tradisional Leave a comment

[rotatingscout.com] Halo #kawanPETUALANG, kemarin kami sempat membahas destinasi kraton kaibon sebagai rekomendasi wisata di serang – banten. Nah pada saat kami menelusuri jejak sejarah kraton kaibon, kami menemukan sebuah bangunan yang termasuk kedalam cagar budaya yang sangat sayang untuk dilewatkan jika kebetulan berkunjung ke serang. Apa destinasi wisata tersebut? berikut ulasannya.

Pangindelan Abang, sebuah teknologi tradisional untuk pemurnian air.

Pangindelan dalam tutur bahasa serang kuno berarti pengendapan, dimana air yang tadinya keruh akan diendapkan selama beberapa hari sebelum menjadi air jernih. Bangunan ini hampir menyerupai lumbung yang terbuat dari batu-bata dengan satu pintu masuk. Lokasinya tepat berada di Desa Kasunyatan, Kasemen, Serang – Banten. Dan bangunan ini cukup mencolok karena hanya berdiri sendiri diantara petak sawah warga.

Bangunan Pangindelan Abang

Menurut catatan sejarah, pangindelan ini digunakan sebagai tempat pemurnian air yang digunakan oleh penghuni komplek kraton kaibon atau sekitarnya. Sumber air yang digunakan untuk konsumsi oleh kesultanan banten berasal dari setu atau danau yang bernama tasikardi.

Air yang tertampung dari tasikardi akan dialirkan menuju Pangindelan menggunakan pipa-pipa yang terbuat dari tanah merah yang dibakar atau dikenal sebagai terakota.

Prinsip Pengendapan dalam Pangindelan

Mengintip sedikit bagaimana Pangindelan ini bekerja, kami mendapati sebuah “kejeniusan” dalam hal pemurnian air. Pangindelan dibuat berkisi tiga, dan masing-masing disebut sebagai Pangindelan Emas, Pangindelan Keruh dan Pangindelan Putih. Masing-masing kolom akan dibuat memiliki beda ketinggian dengan maksud saat satu kolom sudah penuh, maka air akan meluber ke kolom kedua dan seterusnya hingga didapati air yang bersih.

ilustrasi dalam pangindelan

Bagi kamu yang hendak melihat isi didalam bangunan ini sepertinya harus mengurus izin kepada dinas terkait terlebih dahulu, karena pintu masuk pangindelan telah dikunci rapat untuk mencegah dari tangan-tanah iseng yang hendak melakukan vandalisme atau sejenisnya.[/kudo]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *